MENANAM ANGGEREK MENGUNAKAN MEDIA KAYU LAPUK APAKAH BAGUS ?
Gambar milik pribadi
Ada yang mengangap bahwa kayu lapuk yang diakibatkan oleh penyakit pada batang pohon, maupun hama yang membuat pohon menjadi mati atau batan kayu yang terbengkalai diurai oleh dekomposer merupakan media yang bagus untuk Anggerek. Pernyataan ini merupakan sebuah pemikiran bagus ketika saya membaca tulisan tersebut, karena pertama kali saya menanam Anggerek saya kesulitan mendapatkan media Anggerek yang bisanya digunakan untuk menanam Anggerek, sehinga saya mencari alternatif media untuk menanam Anggerek. Singkat cerita saya membaca-baca postingan dimedia sosial dan artikel, lalu pada akhirnya saya mendapatkan alternatif media yang saya butuhkan yaitu kayu lapuk. Kayu lapuk kebetulan banyak ditemukan disekitar rumah, sehinga saya mencoba mengunakannya untuk media Anggerek. Apakah media ini bagus, tentu saja pada awalnya media ini membuat Anggerek menjadi subur, kenapa media ini bisa membuat Anggerek menjadi subur karena kayu yang lapuk merupakan salah satu bahan makanan bagi Anggerek di hutan ketika hidup menempel pada pohon inangnya.
Media seperti ini merupakan media yang kurang tepat apabila digunakan untuk menanam Anggerek epifit/hidup menempel pada pohon inangnya, namun apabila diguanakan untuk menanam Anggerk tanah cukup bagus, tetapi dekomposer dan bakteri yang ada pada kayu lapuk harus dimusnahkan. Media yang sudah bersih dari dekomposer dan bakteri bisa dijadikan campuran dari media sekam bakar/sekam mentah untuk menanam anggerek tanah, namun media ini masih perlu di observasi lebih lanjut efektifitasnya untuk menanam Anggerek.
Artikel ini dibuat berdasarkan pengalaman pribadi.
FB: @fatin orchid II dan @fatin farid
HP: 085789489103









