Jumat, 06 Desember 2024

MEDIA ANGGEREK DATARAN RENDAH BAGIAN 5

 

MENANAM ANGGEREK MENGUNAKAN MEDIA KAYU LAPUK APAKAH BAGUS ?

 


Gambar milik pribadi

 

        Ada yang mengangap bahwa kayu lapuk yang diakibatkan oleh penyakit pada batang pohon, maupun hama yang membuat pohon menjadi mati atau batan kayu yang terbengkalai diurai oleh dekomposer merupakan media yang bagus untuk Anggerek. Pernyataan ini merupakan sebuah pemikiran bagus ketika saya membaca tulisan tersebut, karena pertama kali saya menanam Anggerek saya kesulitan mendapatkan media Anggerek yang bisanya digunakan untuk menanam Anggerek, sehinga saya mencari alternatif media untuk menanam Anggerek. Singkat cerita saya membaca-baca postingan dimedia sosial dan artikel, lalu pada akhirnya saya mendapatkan alternatif media yang saya butuhkan yaitu kayu lapuk. Kayu lapuk kebetulan banyak ditemukan disekitar rumah, sehinga saya mencoba mengunakannya untuk media Anggerek. Apakah media ini bagus, tentu saja pada awalnya media ini membuat Anggerek menjadi subur, kenapa media ini bisa membuat Anggerek menjadi subur karena kayu yang lapuk merupakan salah satu bahan makanan bagi Anggerek di hutan ketika hidup menempel pada pohon inangnya.

        Media seperti ini merupakan media yang kurang tepat apabila digunakan untuk menanam Anggerek epifit/hidup menempel pada pohon inangnya, namun apabila diguanakan untuk menanam Anggerk tanah cukup bagus, tetapi dekomposer dan bakteri yang ada pada kayu lapuk harus dimusnahkan. Media yang sudah bersih dari dekomposer dan bakteri bisa dijadikan campuran dari media sekam bakar/sekam mentah untuk menanam anggerek tanah, namun media ini masih perlu di observasi lebih lanjut efektifitasnya untuk menanam Anggerek.

 

Artikel ini dibuat berdasarkan pengalaman pribadi.

FB: @fatin orchid II dan @fatin farid

HP: 085789489103

Rabu, 04 Desember 2024

MEDIA ANGGEREK DATARAN RENDAH BAGIAN 4

 

ESTETIKA MENANAN ANGGEREK DI POHON PALEM-PALEMAN

 

        Menanam Anggerek merupakan kegiatan yang seru apabila dilakukan oleh penghobi atau yang suka dengan Anggerek, apabila tidak suka dengan Anggerek maka menanamnya hanya akan menambah beban hidup saja, karena Anggrek tidak ditanam mengunakan tanah melainkan mengunakan media arang, akar pakis, mos putih, akar kadaka, sabut kelapa, sekam, dll, media tersebut tidak selalu bisa didapatkan secara gratis/cuma-cuma seperti tanah di pekarangan rumah, sehinga sebagian orang mengangap menanam Anggerek itu sulit. Anggerek adalah tanaman yang sebagian besar tumbuh secara epifit/hidup menempel dipohon, Anggerek mendapatkan bahan makanan dari udara, air hujan, dedaunan,  dan kulit pohon yang sudah mati/lapuk. Contoh adalah Anggerek Dendrobium crumenatum/Anggerek Merpati yang hidup menempel dipohon Jambu Air, jenis Anggerek ini memiliki karakteristik batangnya menjuntai ke bawah.

Gambar milik pribadi

 

        Menanam Anggerek dipohon merupakan cara menanam secara alami/natural sama seperti di habitat aslinya di hutan, cara ini juga dapat membuat halaman rumah menjadi lebih estetik ketika Anggerek yang ditempel di pohon berbunga sehinga menambah kesejukan dari halaman rumah tersebut, banyak penghobi Anggerek menempelkan Anggereknya di pohon yang ada di sekitar rumahnya. Cara seperti ini adalah cara yang mudah dilakukan karena tidak membutuhkan banyak alat dan bahan. Tidak semua jenis Anggerek bagus di tempel di pohon tanpa tau karakteristik dari Anggerek yang ditanam, Anggerek yang disarankan disini adalah Anggerek Dendrobium dataran rendah yang kuat panas, jenis Anggerek seperti ini dapat ditempel di pohon yang kurang teduh contohnya pohon palem-paleman karena jenis Anggerek seperti ini membutuhkan jumlah cahaya matahari yang cukup banyak/ tanpa naungan. Contoh Anggerek yang ditempel dipohon palem yaitu Dendrobium aphyllum jenis Anggerek ini memilki karakteristik batang menjuntai ke bawah.

Gambar milik pribadi

 

        Namun ada yang perlu diperhatikan ketika menempelkan Anggrek di pohon palem-peleman  yaitu pemilihan pohon palem-peleman yang akan digunakan untuk menempelkan Anggerek. Tidak semua jenis pohon palem-peleman bagus untuk menempelkan Anggerek, terutama pohon palem-paleman yang sudah terlalu tua/mati, kondisi pohon seperti ini dapat membuat Anggerek yang ditemepelkan mati karena terkena penyakit busuk akar, apabila batang dari tanaman palem-paleman dalam kondisi kurang baik atau sudah tua dan batang mulai membusuk, batang pohon palem-paleman yang membusuk karena sudah tua/terkena penyakit akan mengakibatkan terjadinya pembusukan pada akar Anggerek lalu menjalar sampai ke pucuk batang tanaman Anggerek dan pada akhirnya Anggerek akan mati secara perlahan namun pasti. Sehinga disarankan untuk menempelkan Anggerek pada batang pohon palem-paleman yang sehat dan memiliki batang yang besar untuk mempermudah dalam penanaman. Contoh tanaman palem kuning yang sudah mati dan tidak bisa digunakan untuk menanam Anggerek.

                                                                                    Gambar milik pribadi

 

Artikel ini dibuat berdasarkan pengalaman pribadi

FB: @fatin orchid II dan @fatin farid

HP: 085789489103

Minggu, 01 Desember 2024

MEDIA ANGGEREK DATARAN RENDAH BAGIAN 3

 

SEKAM BAKAR DAN SABUT KELAPA

 

        Sekam merupakan hasil pengolahan dari biji padi manjadi beras di pengilingan padi, sekam banyak ditemukan ditempat pengilingan padi di Indonesia, terutama di Desa-desa. Kebanyakan sekam hanya menjadi limbah pabrik apabila tidak dimanfaatkan dengan baik, pemanfaatan sekam dapat di temukan di sektor peternakan unggas dan pertanian. Dalam pemanfaatan media Anggerek sekam adalah salah satu media Anggerek yang digunakan untuk menanam Anggerek tanah dan ada juga yang digunakan untuk media Anggerek pohon/yang menempel di pohon. Sekam yang digunakan untuk media tanam ada dua yaitu sekam mentah dan sekam bakar, sekam mentah adalah sekam yang tidak mengalami proses pengolahan terlebih dahulu dan bisa digunakan secara langsung untuk menanam Anggerek, sedangkan sekam bakar adalah sekam hasil proses pembakaran mengunakan metode khusus sehinga menjadi arang sekam. Kedua jenis sekam ini bagus untuk digunakan menanam Anggerek tanah, karena mengandung unsur hara yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh.

        Sabut kelapa adalah bagian terluar dari kulit kelapa yang tidak dipakai dalam pengolahan buah kelapa menjadi kopra atau diambil bagian daging buah dan airnya menjadi makanan atau minuman. Sabut kelapa/kulit kelapa dapat dimanfaatkan menjadi berbagai produk baik itu kerajinan tangan ataupung industri lainya. Sabut kelapa yang digunakan untuk media anggerek adalah yang sudah tua, bukan yang masih muda. Dalam pengunaanya sabut kelapa perlu melalui proses pengolahan dalam waktu yang lama untuk menghilangkan zat tanin yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman anggerek. Sabut kelapa perlu diolah mengunakan metode khusus yang tidak dibahas dalam artikel ini. Di pasaran terdapat beberapa media yang berasal dari sabut kelapa diantaranya ada Cocopeat, Cocofiber, dan Cocochip yang dapat dibeli di marketplace, semua jenis media ini dapat digunakan untuk media Anggerek, dalam artikel ini hanya akan dibahas cocochip saja.

        Sekam bakar dan sabut kelapa bisa menjadi perpaduan yang menarik, menanam anggerek tanah dapat mengunakan sekam mentah atau sekam bakar yang dicampur cocochip, perpaduan keduanya dapat digunakan untuk menanam berbagai anggerek jenis anggerek tanah namun tidak semua jenis. Memadukan kedua jenis media ini akan menghasilkan manfaat yang lebih banyak karena keduanya mengandung nutrisi yang banyak. Kedua media ini memiliki masa waktu pemakain yang cukup lama, namun perlu diingat apabila produktifitas media sudah menurun ditandai dengan pertumbuhan Anggerek yang lambat maka perlu pergantian secara berkala agar anggerek tetap subur. Jenis media ini juga baik apabila terkena hujan dalam waktu yang lama karena media ini tidak mengendapkan air terlalu lama apabila terkana cahaya matahari secara langsung dan terus menerus. Namun perlu diingat bahwa menanam anggerek tanah di pot tidak perlu menambahkan media berupa tanah jenis apapun karena tanah dapat memadat dan membuat aliran air yang keluar dari bawah pot dapat terhambat olah tanah yang memadat. Tanah juga dapat menghambat pertumbuhan akar Anggerek.

  • Contoh sabut kelapa yang sudah diolah dan siap pakai

Gambar ini milik pribadi

  • Contoh sekam bakar

Gambar ini milik pribadi
  • Contoh pengunaan media untuk menanam Anggerek mengunakan media sekam dan sabut kelapa pada Grammathopylum speciosum/Anggerek Tebu
     
     
    Gambar ini milik pribadi
    Gambar ini milik pribadi

    FB: @fatin orchid II dan @fatin farid
          HP: 085789489103

 

CARA MUDAH MENANAM ANGGEREK

  MENANAM ANGGEREK SEMUDAH MENANAM SAYURAN DI BELAKANG RUMAH            Ada beberapa cara menanam Anggrek. Salah satunya mengunakan metode b...