Kamis, 28 November 2024

MEDIA ANGGEREK DATARAN RENDAH BAGIAN 1

 

ARANG KAYU

 

 

        Arang kayu merupakan hasil pembakaran dari kayu yang berasalal dari sisa kayu yang tidak terpakai dari pemotongan pohon, dengan metode pembakaran khusus sehinga menghasilkan arang yang berkualitas baik dapat diukur dari tekstur yang kuat dan tidak mudah hancur. Salah satu jenis arang yang baik berasal dari pohon Akasia, jenis pohon ini dapat ditemukan diberbagai daerah.

        Salah satu media terbaik untuk menanam Anggerek Dendrobium di dataran rendah (1-200 mdpl) adalah arang kayu, jenis media ini dapat menjaga kelembapan dalam waktu yang relatif lebih singkat dengan penyimpanan air yang lebih singkat pula. Media ini sangat cocok untuk anggerek yang tidak suka media yang terlalu lama basah dan terlalu lembab.


Contoh : Arang Kayu yang bagus digunakan media anggerek.

        Daya tahan media ini cukup lama sekitar 5 th apabila tidak terkena air hujan secara terus menerus dalam waktu lama, air hujan dapat meningkatkan pertumbuhan anggerek karenaa didalam air hujan terdapat banyak nutrisi yang dibutuhkan anggerek, namun air hujan dapat meningkatkan pembusukan pada akar anggerek yang sudah tua/rusak dimakan hama. Cara terbaik untuk menjaga media Arang pada tanaman anggerek adalah menempatkan ditempat yang tidak terkena hujan secara langsung, contohnya didalam tempat naungan anggrek yang mengunakan plastik UV/Asbes Fiber. Naungan yang mengunakan atap ini memungkinkan anggerek tidak terkena air hujan secara langsung dan dapat membuat media anggerek tetap dalm kondisi baik, namun cara ini dinilai kurang efektif oleh sebagian pecinta Anggerek karena harus selalu menyiram walaupun dimusim penghuja.

        Media arang yang sudah tidak produktif ditandai dengan pertumbuhan anggerek yang lambat sehinga harus segera diganti dengan arang yang baru agar pertumbuhan anggerek tidak terhambat, karena salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan anggerek adalah media yang sesuai dengan karakteristik tanaman anggrek yang ditanam.

 

Contoh : Media Arang yang sudah tidak produktif.

        Arang yang dijual dipasaran memiliki ukuran dan kualitas yang tidak sama, dalam menanam Anggerek mengunkan media arang perlu memilih arang yang memiliki tekstur yang kuat dan tidak mudah hancur serta memilih ukuran arang sesuai dengan ukuran pot yang digunakan. Pot dengan ukuran kecil membutukan arang yang berukuran kecil sedangkan pot yang berukuran besar membutuhkan arang dengan ukuran yang besar. Menanam Anggerek Dendrobium mengunakan media arang tidak perlu dicampur dengan media lain, karena mencampur media arang dengan media lain dirasa kurang efektif walaupun dapat memperbaiki kekurangan dari media arang, namun karena perbedaan masa waktu pengunaan media yang berbeda dapat membuat pengunaan media kurang efektif dari segi masa waktu pengunaan media. Media dengan masa waktu pendek harus lebih sering diganti dari pada media dengan masa waktu pengunaan yang lebih lama.

artikel ini dibuat berdasarkan pengalaman pribadi.

FB: @fatin orchid II dan @fatin farid

HP: 085789489103

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

CARA MUDAH MENANAM ANGGEREK

  MENANAM ANGGEREK SEMUDAH MENANAM SAYURAN DI BELAKANG RUMAH            Ada beberapa cara menanam Anggrek. Salah satunya mengunakan metode b...